10 Kualitas Pribadi Yang Disukai

Beberapa waktu lalu,saya terima sebuah email bagus yang isinya berupa uraian 10 kualitas pribadi yang disukai. Apakah sumber data berasal dari salah satu lembaga pengembangan kepribadian, ataukah dari sebuah lembaga psikologi, saya tidak tahu. Tetapi yang jelas,informasinya tidak menyesatkan bahkan bisa menjadi cermin bagi yang membacanya. Saya ingin berbagi bersama anda.

1. KETULUSAN
2. RENDAH HATI
3. KESETIAAN
4. SIKAP POSITIF
5. SIKAP HATI YANG CERIA
6. BERTANGGUNG JAWAB
7. PERCAYA DIRI
8. BERJIWA BESAR
9. SIKAP “EASY GOING”
10.EMPATI

Meskipun secara urutan saya kurang setuju, tapi 1 hal yang saya sangat setuju adalah penempatan KETULUSAN sebagai jawara di nomor 1.
KETULUSAN atau yang bisa juga saya tambahkan dengan KEJUJURAN, membuat orang merasa aman dan dihargai karena yakin tidak akan dibodohi atau dibohongi. Orang yang tulus selalu mengatakan KEBENARAN, tidak suka Mengada-ada, berPURA-PURA, mencari-cari alasan atau memutarbalikkan fakta. Prinsipnya “YA” di atas Ya dan TIDAK di atas Tidak”. Tentu akan lebih ideal jika KETULUSAN yang selembut merpati itu diimbangi dengan KECERDIKAN seekor ular. Dengan begitu, KETULUSAN atau KEJUJURAN tidak menjadi keluguan yang bisa merugikan diri sendiri.

Saya sangat terpesona dengan orang yang mempunyai kepribadian seperti ini. Menurut saya inilah sikap pribadi yang paling orisinil dan yang paling memberikan dampak Positif terhadap orang yang menerimanya.
Ketulusan bisa meluluhkan hati sekeras batu, memberikan ketenangan dan kedamaian.
Pada saat yang sama, KETULUSAN bisa membangkitkan KEYAKINAN dan HARGA DIRI sekaligus mengubahkan IRI HATI, KEBENCIAN, ataupun MURKA menjadi KASIH dan KEDAMAIAN.

Tidak susah untuk menghadirkan KETULUSAN dalam hati kita, selama kita mau JUJUR kepada diri sendiri. Saat kita memberikan pertolongan kepada orang lain apakah kita mengharapkan pamrih ? Saat kita mengatakan “Cinta” pada seseorang, apakah itu yang benar-benar kita rasakan ataukah hanya sandiwara untuk mendapatkannya ? Saat kita melakukan kesalahan, apakah kita menyadarinya kemudian minta maaf, atau malah mencari-cari alasan pembenaran ? Saat seseorang tidak merespon perbuatan baik yang kita lakukan apakah kita akan menyerah dan berhenti berbuat kebaikan itu ?
KETULUSAN tidak akan bisa dikekang oleh apapun. Dia akan mengalir seperti air, bertiup seperti angin. Membawa ketenangan, membangkitkan kepercayaan dan mengubahkan kehampaan.

Mari mulai bersikap TULUS kepada sesama..!!

Leave a Reply